FADHILAH FATIHAH

bism023-h

Fadhilah Surat Al fatiha 

Muqodimah

Surat Al-Fatihah merupakan surat yang turun di Mekkah. Oleh karenanya, surat ini masuk kategori surat Makiyyah. Surat yang terdiri dari 7 ayat ini disebut juga dengan nama Ummul Kitab.

Dalam keterangan lain; dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda,

“Alhamdu lillahi rabbil ‘alamina adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, Sab’ul Masani dan Al-Qur’anul Azim,” (HR At-Tirmidzi)

Al-Fatihah juga dinamakan dengan sebutan Al-Hamdu. Surat ini juga disebut dengan nama Ash-Shalat. Hal ini didasarkan pada hadits,

“Aku bagikan shalat antara Aku dan hamba-Ku menjadi dua bagian. Apabila seorang hamba mengucapkan, “Alhamdulillahi rabbil ‘alamin (Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam), maka Allah berfirman, “Hamba-Ku telah memuji-Ku” (Hadits)

Disebut Ash-Shalat, karena surat Al-Fatihah merupakan syarat di dalam shalat.

Surat Al-Fatihah dinamakan juga dengan syifa’, sebagaimana terdapat di dalam riwayat Ad-Darimi dari Abu Sa’id ra, Rasulullah saw bersabda, “Fatihatul Kitab (surat Al-Fatihah) merupakan obat penawar bagi segala jenis racun.”

Nama lain dari surat Al-Fatihah adalah ruqyah, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits shahih. Yaitu ketika Abu Sa’id sedang mengobati seorang laki-laki yang tersengat kalajengking. Ketika bertemu dengan Rasulullah, beliau bersabda, “Siapakah yang memberi tahu kamu bahwa surat Al-Fatihah itu adalah ruqyah.”

Masih banyak lagi nama-nama lain dari Surat Al-Fatihah. Ada yang menamakan dengan Asasul Qur’an (fondasi Al-Qur’an), Al-Waqiyah dan Al-Kafiyah. Selain itu, ada yang menamakannya dengan Al-Kanz.

Asmaaul_Husna2.ram01

Turunnya surat Al-Fatihah

Ada perbedaan pendapat tentang dimanakah turunnya surat Al-Fatihah. Ibnu Abbas ra., Qatadah dan Abul Aliyah berpendapat bahwa surat ini turun di Mekkah. Namun juga ada yang berpendapat bahwa surat Al-Fatihah merupakan surat Madaniyah alias turun di Madinah. Pendapat ini dianut merupakan pendapat Abu Hurairah ra, Mujahid, Ata Ibnu Yasar dan Az-Zuhri. Ada lagi yang berpendapat bahwa Surat Al-Fatihah turun dua kali. Pertama turun di Mekkah dan kedua turun di Madinah. Namun yang terkuat dan mendekati kebenaran adalah pendapat yang pertama, yaitu surat Al-Fatihah turun di Mekkah. Kesimpulan ini berdasarkan firman Allah,

“Dan sesungguhnya Kami telah berikan kepadamu tujuh ayat yang dibaca berulang-ulang,” (QS Al-Hijr (15):87)

Surat Al-Fatihah merupakan surat yang turun di Mekkah. Oleh karenanya, surat ini masuk kategori surat Makiyyah. Surat yang terdiri dari 7 ayat ini disebut juga dengan nama Ummul Kitab.

Dalam keterangan lain; dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw bersabda, “Alhamdu lillahi rabbil ‘alamina adalah Ummul Qur’an, Ummul Kitab, Sab’ul Masani dan Al-Qur’anul Azim,” (HR At-Tirmidzi)

Arti Dan Makna Surat Al-fatihah (lihat di menu AL QUR’AN)

s fatikah

FADHILAH

Berdasarkan pengalaman kami, surat al fatihah memang sangat mustajab ditinjau dari segi fadhilah untuk kehidupan kita se hari-hari. Baik untuk diri sendiri yakni dalam memohon sebuah hajat apapun Bi idznillah mudah dikabulkan oleh Alloh, urusan atau niat mencari rizki, pengobatan, keselamatan, pengayoman, kewibawaan, dll. Demikian juga bila untuk membantu mendoakan orang lain yang berupa sebuah hajat, atau permasalahan atau pengobatan, sehingga atas berkah suratul fatihah  niscaya Alloh s.w.t mengabulkannya. Alhamdulilaahi robbil alamin…

1. Siapa membaca surah Al-Fatihah dalam keadaan berwudhu sebanyak 70 kali setiap hari selama tujuh hari lalu ditiupkan pada air yang suci lalu diminum maka ia akan memperolehi ilmu dan hikmah serta hatinya dibersihkan dari fikiran rusak.

2.  Diantara khasiat Fatihah ialah siapa yang membaca ‘Al-Fatihah’ diwaktu hendak tidur, Surah ‘Al-Ikhlas’ sebanyak 3 kali dan Mu’awwidzatain maka ia akan aman dari segala hal selain ajal. Dan siapa berhajat (berkeinginan sesuatu) kepada Allah s.w.t.maka olehnya dibaca surah Al-Fatihah sebanyak 41 kali diantara sembahyang sunat Subuh dan sembahyang fardu Subuh sampai 40 hari (tidak Lebih) kemudian memohon kepada Allah s.w.t. maka Insyaallah ia penuhi keperluan hidupnya.

3.  Barangsiapa membaca Fatihah berserta Bismillah diantara sunat Subuh dan fardu Subuh dengan Istiqomah maka kalau ia inginkan pangkat terkabullah ia dan kalau ia fakir maka akan kaya serta jika ia punya hutang maka mampu membayanrnya dan kalau ia sakit maka akan sembuh serta kalau ia punya anak maka anaknya itu menjadi anak yang soleh, berkat surah Al-Fatihah.

4.  Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah sebanyak 20kali setiap selesai sembahyang fardu lima waktu maka Allah s.w.t. luaskan rezekinya, baiki akhlaknya, mudahkan urusannya, hilangkan keperihatinannya dan kesusahannya, anugerahkan apa yang ia angan-angankan, dapatkan berbagai berkat dan kemuliaan, jadikan ia berwibawa, berpangkat luhur, berpenghidupan baik dan ia pula anak-anaknya terlindung dari kemudharatan dan kerosakan serta dianugerahkan kebahagiaan dan sebagainya.

5.  Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah sebanyak 125 kali selesai sembahyang Subuh maka ia peroleh maksudnya dan ia ketemukan apa yang dicari-cari serta sebaiknya ia panjatkan doa yang dengan niat :

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran Surah Al-Fatihah dan rahsianya, supaya dimudahkan bagiku semua urusanku, sama ada urusan dunia atau urusan akirat, supaya dimakbulkan permohonanku dan ditunaikan hajatku………..”

6.  Barangsiapa mengamalkan bacaan Al-Fatihah diwaktu sahur (tengah malam) sebanyak 41 kali maka Allah s.w.t.bukakan pintu rezekinya dan Dia mudahkan urusannya tanpa kepayahan dan kesulitan. Selesai bacaan Al-Fatihah tersebut dan sebaiknya berdoa sbb :

“Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran surah Al-Fatihah dan rahsianya, supaya Engkau bukakan bagiku pintu-pintu rahmatMu, kurnia-Mu dan rezeki-Mu. Dan Engkau mudahkan setiap urusanku, murahkanlah bagiku rezekiMu yang banyak lagi berkat tanpa kekurangan dan tanpa susah payah, sesungguhnya Engkau berkuasa atas setiap sesuatu. Aku mohon kepada-Mu dengan kebenaran surah Al-Fatihah dan rahsianya, berikan apa yang kuhajati……..”

Diriwayatkan dari Syeikh Muhyiddin Ibnul Arabi didalam kitab ‘Qaddasallaahusirrahu’:

7. “Siapa yang punya maksud maka sebaiknya ia membaca surat Al-Fatihah sebanyak 40 kali sehabis sembahyang Maghrib dan sunatnya, selesai itu ia ajukan permohonan hajatnya kepada Allah s.w.t.“

8.  Surat Al-Fatihah boleh untuk mengobati penyakit mata, sakit gigi, sakit perut dan lain-lainnya dengan dibacakan sebanyak 41 kali.

9.  Ikhtiar penyembuhan penyakit : Baca SurahAl-Fatihah sebanyak 40 kali pada tempat berisi air, lalu air itu diusap-usapkan pada kedua belah tangan, kedua belah kaki, muka, kepala dan seluruh badan, kemudian diminum, Insyaallah menjadi sembuh.

10.  Kalau Surah Al-Fatihah itu ditulis dengan huruf-huruf terpisah lalu dileburkan dengan air suci dan diminumkan kepada sisakit, maka dengan iradah  Allah s.w.t. ia akan sembuh.

11.  Ikhtiar menghilangkan sifat pelupa: Tulislah surat Al-Fatihah dengan huruf Arab pada tempat putih dan suci lalu dihapuskan dengan air dan diberi minum pada orang yang pelupa, maka ia akan hilang sifat pelupanya dengan izin Allah s.w.t.

12.  Pengobatan sakit disebabkan oleh sengatan kala: Ambil sebuah tempat bersih lalu diisi air dan sedikit garam lalu dibacakan padanya Surah Al-Fatihah sebanyak 7 kali lalu diberi minum pada orang yang tersengat kala itu, Insyaallah ia akan sembuh.

13.  Mengobati sakit gigi dan lain-lain: Untuk dirinya sendiri = letakkan jari pada tempat yang sakit lalu membaca Al-Fatihah dan berdoa sebanyak 7 kali:

“Ya Allah, hilangkan daripada keburukan dan kekejian yang aku dapati dengan doa Nabi-Mu yang jujur (al- Amin) dan tetap disisi-Mu“.

14.  Mengobati penyakit gigi orang lain: selesai membaca Al-Fatihah maka berdoa 7 kali:

“Ya Allah, hilangkan daripada orang ini keburukan dan kekejian yang aku dapati dengan doa Nabi-Mu yang jujur (al- Amin) dan tetap disisi-Mu“.

15. Adapun faedah lainnya dan khasiat dari Surah Al-Fatihah ialah menyembuhkan penyakit mata yang kabur (rabun)

Sabda Nabi Muhammad s.a.w.“

16. “Barangsiapa yang ingin menyembuhkan kelemahan pandangannya (kabur/rabun) maka hendaklah dilakukan:

17. Memandang bulan pada awal bulan, jika tidak kelihatan atau terhalang oleh awan dan lain-lain hal, lakukan pada malam kedua, juga tidak dapat, cuba pada malam ketiga atau begitu seterusnya hingga nampak kelihatan bulan itu.

18. Apabila telah kelihatan, hendaklah ia menyapukan tangan kanannya kemata dengan membaca Al-Fatihah sebanyak 10 kali.

Sesudah itu mengucapkan pula sebanyak 7 kali doa ini:

19.  “Al-Fatihah itu menjadi Obat tiap-tiap penyakit dengan rahmat Mu ya Tuhan yang pengasih penyayang.”

Lalu mengucapkan “Yaa Rabbi” sebanyak 5 kali.

Terakhir mengucapkan pula doa ini sebanyak 1 kali:

“Ya Allah sembuhkanlah, Engkaulah yang menyembuhkan, Ya Allah sehatkanlah, Engkaulah yang menyehatkan”.

 

Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s