
- Alloh

MUQODDIMAH
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bismilahirrohmanirrohim,
Alhamdulilah, segala puji kita panjatkan kepada Alloh S.w.t. hati kita jiwa kita harus selalu pasrah kepadaNya, kita sebagai hamba yang lemah, hanya Alloh yang Maha perkasa lagi pengasih, dan yang Maha segalanya. Sholawat dan salam selalu kita tujukan pada Habiballoh Rosululloh yang kita cintai.
Mengawali paparan blog kami disini kami sampaikan tentang ” Asmaaul Husna” sesuai dengan judul blog kami diatas. Asmaaul Husna adalah nama-nama Alloh yang Agung yang paling baik dan sempurna sesuai dengan sifat-sifatNya., sedangkan jumlahnya ada 99 nama Alloh dan disini kami menyampaikan tentang hakekat ” ILMU GHOIB ASMAAUL HUSNA “. Berikut kami sampaikan juga tentang penjelasan fadlilah dan khasiyat-khasiyatnya.
Pada Dasarnya amalan secara umum yang kita pelajari menitik beratkan pada perintah untuk selalu mengingat atau memuji kepadaNya. Sebagaimana Firman Alloh : “ Yaa Ayyuhal ladzina amaanud kurulloaha dzikron katsiroo “ artinya : Wahai orang-orang yang beriman berdzikirlah ( dengan menyebut nama ) Alloh, dzikir yang sebanyak-banyaknya.
Ayat ini ditujukan orang yang beriman, kalau kita mengamalkan dzikir otomatis dan Yaqin sudah masuk golongan orang yang ber-Iman, dan itu tergantung pada pribadi kita masing-masing. Jika ingin menjadi insan yang ber-Iman maka jangan tinggalkan Dzikrulloh.
Dzikrulloh adalah ucapan lisan atau bathin kita, yang dibarengi dengan perasaan, penghayatan terhadap Dzat Ruh Alloh, dimana keberadaanya selalu meliputi jasmani dan rohaninya manusia…………
Sebelum kita melangkah lebih jauh perlu difahami, dimengerti, dihayati amalan bacaan Asmaaul Husna ini sangat baik untuk diamalkan oleh kita semua dengan maksud dan tujuan yang sangat luas sesuai dengan niat kita. Pada dasarnya semua amal ibadah kita tergantung dari niat atau kethek krenthek hati ( Qolbu kita ) sesuai dawuhNya ” Innamal a’malu binniyat “. Karena hati kita, jiwa kita pikiran kita, harus kita sugestikan dengan salah satu fokus melalui kehebatan, kemahakuasaan, keghoiban dari asma-asma Alloh tersebut. Kita harus yaqin seyakin-yakinnya dalam lubuk hati yang paling dalam yakni Haqqul Yaqin. Bahwa semua sifat-sifat asma atau nama-nama Alloh tersebut menggambarkan hakekat Maha segala-galanya, yang maha membuat, yang maha menguasai alam semesta baik yang ghoib maupun nyata, yang menghidupi/mematikan semua makhlunya, yang menguasai sifat lahir bathinya makhluk hidup, dan seterusnya. Disamping itu disebutkan dalam hadist Rosululloh saw. beliau bersabda : ” Bahwasanya Alloh mempunyai 99 nama (Asmaa), yakni seratus kurang satu, Barang siapa menghafalnya (menyebut diluar kepala ) niscaya akan dimasukkan kedalam Surga ” (HR Imam Buchory ra.). Ini adalah janji Alloh yang diterangkan dalam hadist Rosululloh Muhammad Saw. Kita sebagai muslim harus mempercayainya dan karena Asmaaul husna berarti sekaligus berfungsi sebagai do’a yang mustajab dan seyogyanya disesuaikan dengan makna atau sifat-sifat Alloh tersebut, sehingga pas atau klop dengan kebutuhan atau hajat kita.
Pada pembelajaran topik utama kami kali ini difokuskan pada ILMU GHOIB ASMAA UL HUSNA dan sekaligus berkaitan dengan ILMU KHAROMAH. ini merupakan perwujudan gabungan beberapa asmaa, yang diawali, Syahadat, Wasilah / Fatekah, Istigfar, Tasbih, Surat Iqro’, Asamaa ul Husnaa, At Tabari, Sholawat dan Nur Kharomah Auliya’ulloh Kabir. Ayat suci Al Qur.an, Asma dan Bacaan tersebut memiliki Daya dan kekutan Ghaib yang selalu diikuti dan dijaga keberadaanya oleh para Malaikatulloh.
Maka berupayalah untuk mengamalkan dengan niat yang sungguh-sungguh, ihlas lahir bathin, yaqin ( jangan ragu –ragu / was-was ) Insya Alloh kita akan merasakan buahnya dan keajaiban-keajaiban akan muncul pada diri kita. Tanamkanlah perasaa Yaqin yang sedalam-dalamya niscaya atas Ridlo Alloh dan Bi Qudrotillah, Wa Bi Inayatilah, Wa Bi Barokatillaah, Wa Bi Barokati Rosul-lilaah apa yang kita munajatkan dikabulkan Alloh S.w.t. Amiiin
Semoga dengan belajar dan mengamalkan ilmu ini membawa hidup kita penuh limpahan Rohmat, Inayah, hidayah Alloh sehingga kita selalu tergolong sebagai Insan ahli Dzirulloh dan tentunya Atas RidloNya. Amiin
|
|
ILMU GHOIB ASMAA UL HUSNA ( DAN ILMU KHAROMAH )
NIAT PUASA :
BISMILAAHIRROHMANIRROHIIM
NIAT INGSUN POSO ILMU GHOIB ASMAA UL HUSNA (LAN ILMU KHAROMAH * ) KRONO ALLOH TA’ALA
TATA CARA / PETUNJUK :
1. Suci dari hadas, pada saat mulai puasa mandi besar dahulu.
2. Puasa 3 hari dimulai hari selasa kliwon / hari lain yang tidak naas
3. Diamalkan mulai hari puasa pertama pada malam hari jam 12,00 wib
4. Melaksanakan Sholat malam : a. Sholat taubat, dan Hajat, b. Dzikir : La illa ha illalloh 120x, Ya Alloh 66x c. dan Dzikir amalan yang di Riyadhohi
5. Pada Selesai Sholat Fardlu : Setelah Magrib, Subuh, Isya dan Asar ( kalau ada kesempatan ) Dzikir LA ILLA HA ILLALOH tak boleh ditinggalkan.
6. Harus Yaqin bahwa Alloh mengabulkan, harus percaya bahwa hakekat kekutan milik Alloh, dan selalu pasrah atau depe 2 kepadaNya.
7. Konsentrasi memusatkan pikiran dan perasaan dengan bathin Siri ingat pada Alloh dan membuang pikiran yang ruwet.
8. Meninggalkan hal-hal atau kegiatan yang menimbulkan dosa atau betul-betul menjahui larangan Alloh dan suka menolong pada sesama baik mendapat imbalan jasa ataupun tidak.
9. Berupaya mengendalikan nafsu, baik yang melalui panca indra maupun anggota badan lainnya juga dari akal fikiran kita.
10. Tidak mudah emosi atau pemarah, tidak sombong / takabur, riya’ / pamer menghilangkan sifat dengki, jahil, usil, rakus, tamak, su’udon pada sesama, dan dengan kata lain bel;ajar membersihkan hati dari sifat ghilin ( tercela ) dan menghiasi nya dengan alhlakul karimah atau sifat – sifat yang terpuji
11. Selalu sabar, tawakal, beryukur akan nikmat yang kita terima dan banyak tafakur dengan hati SIRRI ( dikir pada Alloh )
|
|
1. Dzikir Awal :
Sesudah sholat, Dzikir Rutinitas sebagai kaum muslim pada umumnya,
Dan Hadiah Surat Fatekah *) dapat dilihat dibawah
2. Dzikir iringan :
a. Istigfar 7 x, Tasbih 10 X
b. Surat Ihlas 3x, Falaq 3x, Annas 3x,
3. Dzikir INTI Riyadhoh :
Asmaa’ul husna dan Haromah dengan methode Pernafasan Tenaga Dalam
a. Baca Syhadat 1 x, Fatekah 1x, Sholawat 1x
b. Amalan yang dibaca :
A. Bismilahirrohmanirrohiim
DOA Muqodimah :
Yaa Alloh Ya Robbi, Sarono kehagungan, Rohmat lan Ridlo
Panjenengan, Ingsun nyuwun kekiyatan, keajaiban lan
Barokahipun Asmaa Ul Husna supados melebet lan manunggal ing Jasmani lan Rohani kawulo. 1 x
Nawaitu Taqorruban Illallooh, Walilaahil asmaa’ul husna Fadhuhu biha 1 x
Huwallohulladzi La ilaaha illa huwar Rohmaanur Rohiim,………(… memilih lafal Asmaa ul husna 99 asma Alloh >>umpama As salaam dan sebagainya ) 1x
Pilihan bacaan asma ul husna sesuai yang dikehendaki, berikut fadhilah, keutamaan jumlah dzikir yang harus dibaca dapat disimak selanjutnya
B. BACAAN TAWASUL ROSULLULLOH :
Ya Alloh ingsun Tawasul dumateng Kanjeng Nabi Muhamad S.a.w. supados maqbul
panuwun kawulo atas Ridlonipun Panjenengan. 1 x
C. BACAAN MOHON BAROKAH ATAU KHAROMAH :
Allohumma Qodi Jami’al hajaati mim barookati Sayyidina Sheh Abdul Qodir Jaelani, wali songo, Wa jami’il Wali yulloh. Ya Alloh ingsun nyuwun Kharomah … 3x, 7x, 41 x
|
|
D. Baca Sholawat Nabi 21 x,
E. Di tutup DO’A :
Al hamdulilaahi robbil a’lamin 8 x
BACAAN PENUNJANG :
Agar supaya amalan yang kita pelajari maqbul, supaya dalam belajar ilmu agama apa saja ( ilmu syariat, hakekat, tasawuf dll ) dan ilmu pengetahuan lainnya sehingga kita selalu mendapat ilham ruhi, nur hidayah Alloh, mudah menghafal / faham serta dalam hidayah, Ridlo dan RohmatNya.
Bismilahirrohmanirrohiim
Baca 1 x dengan Niat : Ya Alloh Sarono Barokahipun Surat Iqro’
Ingsun Nyuwun Nur hidayah, kecerdasan, kefahaman lan doyo
eleng dateng ilmu panjenengan, Supados bermanfaat wonten
donyo ngantos akherat. 1 x
- Baca Surat Iqro’ cukup 5 Ayat….. 7 x
4. Methode Pernafasan :
Ø Tarik nafas baca siri ismu dzat : Alloooooooh (bacaan panjang ) kira – kira 7 hitungan dan baca asma yg. diwirid …….. 1 x, dengan niat menarik kekuatan Alloh
Ø Menahan nafas dengan membaca asma / do’a yang diwirid …….. 3 / 7 x ditutup bacaan La haula wala Quwwata illaa bilaahil aliiyyil adhiim 1 x, dengan niat memasukkan kekuatan di bathin
Ø Mengeluarkan nafas sambil membaca La ilaaha illalloooooooh (bacaan panjang 1 x dan baca asma yang diwirid …….. 1 x / 3x dengan niat menyalurkan kekuatan keseluruh badan / tubuh jasmani
Ø Tehnik ini silahkan di ulang-ulang minim 7x dengan istiqomah tentunya.
Ø Kalau badan sakit jangan terlalu banyak pernafasannya dan usahakan penyembuhan untuk anggota badan yang sakit itu dulu ( methodenya akan disampaikan kemudian )
TANBIH / CATATAN :

Assalamu’alaikum wr. Wb.


MAHABAH UNTUK MEMOHON JODOH
Apabila diantara keluarga kita ada yang sulit mencari jodoh, baik laki-laki ataupun perempuan, maka disini kami sampaikan petunjuk doa Mahabah untuk meminang. Insya Alloh doa ini sangat mustajab dan telah terbukti manfaatnya bagi saudara-saudari yang ihlas dan yaqin mengamalkannya, alhamdulilaah terkabul hajatnya.
ADAPUN TATA CARANYA SBB :
NIAT MANDI BESAR :
BISMILAAHIRROHMANIRROHIIM
NIAT INGSUN ADUS KRAMAS ING DINO KELAHIRAN NGRESIK-I KOTORAN LAHIR LAN BATHIN KRONO ALLOH TA’ALA
NIAT PUASA :
BISMILAAHIRROHMANIRROHIIM
NIAT INGSUN POSO HARI KELAHIRAN KRONO ALLOH TA’ALA
TATA CARA / PETUNJUK :
1. Suci dari hadas, pada saat mulai puasa mandi besar dahulu.
2. Puasa dimulai hari dan pasaran weton dan yang tidak naas diteruskan Pada Hari kelahirannya sampai 7 hari kelahiran berturut-turut, bila berhalangan bisa berhenti, setelah selesai dilanjutkan kembali
3. Diamalkan mulai hari puasa pertama pada malam hari jam 12,00 wib, sampai 7 hari kelahiran secara istiqomah.
4. Melaksanakan Sholat malam : a. Sholat taubat, dan Hajat, b. Dzikir Pembukaan ( Awal dan iringan ) c. dan Dzikir amalan yang di Riyadhohi
5. Selesai Sholat Fardlu : Setelah Magrib, Subuh, Isya dan Asar ( kalau ada kesempatan ) perbanyak Dzikir / mengaji seperti baca : tasbih, istigfar sholawat dll.
6. Hendaknya kita Yaqin bahwa Alloh mengabulkan, harus percaya bahwa hakekat kekutan, kehagungan semuanya milik Alloh, dan atau selalu pasrah hati kita kepadaNya.
7. Konsentrasi memusatkan pikiran dan perasaan dengan bathin ingat pada Alloh dan melepaskan pikiran, angan2, hayalan yang semrawut
8. Menjaga perilaku yang menimbulkan dosa dan sungguh 2 menjahui larangan Alloh dan gemar beramal meski sedikit namun ihlas serta suka menolong pada sesama baik mendapat imbalan jasa ataupun tidak.
9. Berusaha mengendalikan nafsu, baik yang melalui panca indra maupun anggota jasmani yang lain
10. Mengendalikan emosi atau tidak pemarah, tidak takabur ( sombong ), riya’ ( pamer ), tidak ujub ( membanggakan diri ), menghilangkan sifat dengki, jahil, usil, rakus, tamak, su’udon ( buruk sangka ) pada yang lain, dan membersihkan hati dari sifat ghilin ( tercela ) dari penyakit hati karena nafsu angkara ataupun pengaruh bisikan syaiton.
11. Menghiasi jiwa raga dengan alhlakul karimah atau sifat – sifat yang terpuji.
12. Selalu sabar, tawakal, beryukur akan nikmat yang kita terima dan banyak tafakur dengan memuji kebesaran Alloh azza wa jalla
Syukuran atau selamatan dengan 1 pasang wangkal ( piasng dempet ) dicampur dengan 6 warna pisang lain sehingga menjadi 7 warna,
Dengan bubur merah dan putih, tolak balak, dan nasi golong. Nasi kabuli dengan niat semoga terkabul cepat mendapat jodoh.
1. Macam sholat ( diamalkan tengah malam )
a. Sholat Taubat 2 Roka’at
b. Sholat Syukur 2 Roka’at
c. Sholat Khajat 2 Roka’at
2. Dzikir Awal :
Sesudah melaksanakan 3 macam sholat,
a. Hadiah fatikah sebagaimana di Ilmu Ghoib Asmaaul Husna :
- Pada poin no : 4 ditambah
Khususon Sayyidina Sheh Abdul Qodir Jaelani, Sheh Maulana Ibrohim Asmoro Qondi, Wali Songo dan Wali Yulloh Mhah Buyut Suro Sendi.
- Setelah No. 5 ditambah No. 6, 7 dan 8 sebagai berikut.
No. 6. Ila khodroti ruhi ustadina Sheh Muhtarulloh al Mujtaba wa Ky. Hamim, Ky Abd Ghofur, Mbah Ali, Ustadz,Wid Jabat al fatikah
No. 7. Ila khodroti jami’il ahli kubur al atikah
No. 8. Wa ila khususon hajat : Ya Alloh kulo nyuwun rohmad, barokah, lan Ridlo panjenengan supados terkabul panyuwun kulo. Baca 7 x
b. Istigfar, sholawat, DZIKIR -LAILAHAILALLOH ( sebagaimana di Asmaaul Husna the best )
2, Dzikir iringan :
a. Surat Ihlas 3x, Surat Falaq 3x, Surat Annas 3x,
b. Tasbih 10 X
c. La illa haila anta subhaanaka inni kuntu minadl dlolimiin 21 X / 41 x
d. Allohumma sholi ala sayyidina Muhamadin wa ala alihi washohbihi wasalim 11x atau x 21x atau 41 x atau 100 x
3. Dzikir INTI Riyadhoh :
A. Bismilahirrohmanirrohiim
Yaa Alloh Ya Robbi, Sarono kehagungan, Rohmat lan Ridlo Panjenengan, Ingsun nyuwun kabul panyuwun kawulo 1 x
1. Yaa Allooh Yaa Rohmaan Yaa Rohiim 33 x / 66 x
2. Yaa Allooh Yaa Ooriib Yaa Mujiib 33 x / 66 x
3. Yaa Allooh Yaa Salaam 33 x / 66 x
B. Bismilahirrohmanirrohiim
Yaa Alloh Ya Robbi, Sarono kehagungan, kebesaran, lan keajaibanipun Surat Alam nasyroh Ingsun nyuwun Ridlo Panjenengan, Ya Alloooh ingsun Yaqin qobul panyuwun kulo 1 x
1. Baca Surat Alam Nasyroh 152 x


alam nasyrah laka shadraka
1. Bukankah Kami telah melapangkan untukmu dadamu?,



wawadha’naa ‘anka wizraka
2. dan Kami telah menghilangkan daripadamu bebanmu,

alladzii anqadha zhahraka
3. yang memberatkan punggungmu [1585]?

warafa’naa laka dzikraka
4. Dan Kami tinggikan bagimu sebutan (nama)mu [1586],

fainna ma’a al’usri yusraan
5. Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan,

inna ma’a al’usri yusraan
6. sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.

fa-idzaa faraghta fainshab
7. Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain [1587],

wa-ilaa rabbika fairghab
8. dan hanya kepada Tuhanmulah hendaknya kamu berharap.
2. Surat al Al-Anfaal ayat 63 41 x


63. Dan Yang mempersatukan hati mereka (orang-orang yang beriman) [622]. Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak dapat mempersatukan hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Gagah lagi Maha Bijaksana.
C. ALLOHUMMAB ‘ATS BA’LAN SHOOLIHAL LIKHITH BATHI AU LIKHITH BATI ….BINTI….. BIHAQQI KALAA MIKAL QODIIM WAROSUULIKAL KARIIM WABI ALFI LAHAULA WA LA QUWWATA ILLA BILLAHIL ALIYYIL AZHIIIM. WASHOLLALLOHHU ‘ALAA SAYYIDINAA MUHAMMADIN WA’ALAA AALIHI WASHOH BIHI WASALLAM WAL HAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘ALAMIIN 3 x ( Sebagai do’a tujuan )
D. Sebagai penutup
Baca Hamdallah, Do’a Sapujagat dan Sholawat Nabi Saw.
AL HAMDU LILLAAHI ROBBIL ‘ALAMIIN
Posted : Widyaesmara
Kitab Referensi : Minhajul Abidin, Syamsyul ma’arif al kubro, dllnya
Alquran online = http://www.alquran-indonesia.com/

1. ALLAAHU = ALLOH, Lafadh asma ini disebut lafadh JALALAH dan juga disebut Ismu Dzat Yakni, Dzat Ruh yang menciptakan bumi, langit dan seisinya, semua makhluk termasuk kita sebagai umat manusia, Dialah Dzat Yang mengeluarkan sekalian makhluk dari tiada menjadi ada, Dialah Tuhan ALLOH seru sekalian alam. . Khasiatnya Barangsiapa yang menbacanya 5000 kali tiap-tiap hari, denghan khusuk dan tadlarru’ lagi merendah diri pada Nya Insyaallah akan dikabulkan hajat kita, permohonan apa saja, termasuk akan dimurahkan rezekinya. Jika dibaca 66 kali sampai 66 hari, berdasarkan jumlah huruf abajadunnya : Alif = 1, Lam 1 =30, Lam 2 = 30, Hak= 5, Jumlah = 66, dibaca setelah sembahyang fardhu, maka akan menjadi sebutan orang besar dan mendapat kebaikan yang banyak, akan tercapai maksudnya urusan dunia ataupun akherat.
2. AR RAHMAANU = Yang Maha Pemurah, atau Artinya Kasih sayang kepada hambaNya didunia. Khasiatnya Barangsiapa yang mebacanya tiap-tiap selesai sembahyang fardu sebanyak 100 kali, Insyaallah ia akan terjaga dari sifat lupa dan lalai. Apabila dibaca 500 x setiap seusai sholat lima waktu, hasilnya akan lebih hebat, maka hati kita yang sumpek, gelisah, sedih akan menjadi terang, akan mendapat hidayah Alloh, dan juga hilang sifat pelupa dan gugup kita, dan sebagainya atas izin Alloh ta’ala.
3. AR RAHIIMU = Yang Maha Penyayang atau Artinya Yang Kasih sayang kepada orang-orang mukmin pada hari Akhir. Khasiatnya Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 100 kali, Insya Allah hatinya akan selalu mempunyai sifat kasih sayang pada sesama makhluk Allah s.w.t. juga siapa yang melihatnya akan timbul kasih sayang pada kita. Apabila kita dibenci, dimusuhi atau yang lain dan tujukan pada seseorang tersebut dengan hati ihlas dan konsentrasi mohonlah pada Alloh supaya tunduk dan belas kasih pada kita, Insya Alloh akan dikabulkan permohonan kita.
4. AL MALIKU = Yang Maha Merajai / Memerintah atau Artinya Yang Mempunyai Kerajaan. Khasiatnya Barangsiapa yang membacanya tiap-tiap hari sebanyak 121 kali diwaktu pagi hari dari pada fajar atau tergelincirnya, Insyaallah akan dikayakan dengan sebab atau jalan apapun yang jelas dengan pintu yang dibukakan oleh Allah s.w.t. baginya.. Namun demikian kitapun harus rajin bekerja dan berihtiyar sebagai jalan usaha lahiriah, dan bukannya berdoa saja tanpa melakukan upaya pekerjaan. .
5. AL QUDDUUSU= Yang Maha Suci Khasiatnya Barangsiapa yang berzikir dengan khalimat ini pada tiap-tiap hari ketika tergelincir matahari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan menjadi bersih hatinya, suci, dari rasa sombong, rakus, iri hati, dendam dan sebagainya, dan barangsiapa yang berzikir 1000 kali, Insyaallah akan diselamatkan daripada bala’ dabn petaka.
6. AS SALAAMU = Yang Maha Memberi Keselamatan Atau Artinya Sejahtera daripada kekurangan. Khasiatnya Apabila dibacakan kepada orang yang sakit kepala sebanyak 121 kali atau 136 kali dengan suara yang sekiranya dapat didengar oleh orang yang sakit dan dengan mengangkat kedua belah tangan, Insyaallah akan disembuhkan dengan khalimatNya selama tidak datang ajalnya atau dikurangkan daripada sakitmya.
7. AL MU’MINU = Yang Maha Memberi Keamanan Atau Artinya Yang Mengimamkan hambaNya. Khasiatnya Apabila dibacakan akan khalimat ini sebanyak 136 kali oleh orang yang merasa ketakutan akan sesuatu, maka ia akan merasa aman dari apa yang ditakutkannya, dan apabila dibaca oleh orang yang beriman, diri kita, keluarga kita, harta benda kita akan aman maka ia akan diberikan keselamatan dan bertambah imannya.
8. AL MUHAIMINU = Yang Maha Pemelihara Atau Artinya Yang Sangat Menyintai dan Memelihara. Khasiatnya Barangsiapa yang membacanya 100 kali selesai mandi dan berpakaian dalam keadaan suci, juga setelah sembahyang sunat dua rakaat (terutama diwaktu tengah malam), Insyaallah akan dibersihkan dhahir dan batinnya dan tetap bercahaya hatinya, dan barang siapa yang membacanya sebanyak 145 kali setelah sembahyang Isyak, Insyaallah akan kuat khafazhnya ( tidak mudah lupa dalam menghafal atau mempelajari ilmu-ilmu agama atau yang lain )
9. AL’AZIIZ = Yang Maha Kegagahan atau Artinya Yang Menyalahkan. Khasiatnya Barangsiapa yang berzikir sebanyak 40 kali tiap-tiap hari selama 40 hari dan yang lebih baik dibaca setelah sembahyang Subuh, maka Insyaallah akan dimuliakan dan dikayakan oleh Allah s.w.t. dan tidak dihajatkan dia kepada seseorang dari makhlukNya.
10. AL- JABBAARU = Yang Maha Perkasa atau Artinya Yang Sangat Gagah. Khasiatnya Barangsiapa yang berdzikir tiap-tiap hari sebanyak 206 kali atau 226 kali pada waktu pagi dan petang, Insya Allah tidak akan boleh orang yang zalim memusuhi kita, dan Allah s.w.t. akan membalas bagi orang zalim itu dengan siksa baginya, musuh-musuh kita tidak akan berdaya terhadap kita walapun musuh-musuh telah mengancam kita, dan mereka akan tunduk. Karena sesungguhnya semua atas pertolongan Alloh semata.
11. AL MUTAKABBIRU = Yang Maha Besar atau Artinya Yang Maha mempunyai Kebesaran.. Khasiatnya :
a. Lafadh ini mempunyai khasiyat yang amat besar dan banyak sekali, jika kita meyakinnya. Barangsiapa yang berdzikir tiap-tiap hari sebanyak 662 kali, Insya Allah orang yang sombong atau takabur itu akan tunduk kepada kita, apalagi kalau dia memusuhi kita.
b. Kemudian jika kita membaca Lafadh Yaa Mutakabbir sebanyak 662 kali, kita baca sewaktu akan jimak atau bersetubuh dengan istri, sungguh jika akan menjadi anak nantinya akan dijadikan anak yang sholeh-sholehah.
c. Barang siapa menulis Yaa Mutakabbir pada pintu gerbang tanda masuk kota atau desa, atau kebun atau rumah dan lainnya, sebanyak 94 kali, pada pukul 7, di hari Jum’at, maka ditempat tersebut atas berkah keajaiban asma Yaa Mutakabbir akan dilindungi Alloh dari segala bentuk kejahatan
d. Juga bila senantiasa dibaca asma tersebut maka ia memperoleh kebesaran dan apa yang diucapkan akan menjadi kenyataan.
12. AL KHAALIQU = Yang Maha Pencipta atau Artinya Yang Menciptakan MakhlukNya. Khasiatnya :
a. Lafadh ini sangat baik diwirid oleh para pegawai, para arsitek, para designer karena akalnya dikaruniai hidup dan selalu tumbuh krteatifitasnya, juga bila ada orang yang bebal, tumpul otaknya, lamban berfikirnya maka bacalah Yaa Khooliqu sebanyak 731 x dengan istiqomah, Yaqinlah dan mohon yang sungguh-sungguh maka Fa Insya Alloh akan cepat faham, terang hati dan cerdas
b. Barangsiapa yang berdzikir Yaa Khooliqu waktu tengah malam sebanyak 731 kali, Insya Allah akan diterangkan hatinya dan dirinya,
c. Barangsiapa yang kehilangan barang atau harta bendanya supaya ketemu atau kembali maka lakukanlah sholat sunat 2 rokaat dan bacalah Yaa Khooliqu sebanyak 5000 kali, memohonlah supaya ketemu dan cepat kembali, Insya Allah ia akan didatangkan dengan perintah Allah s.w.t. atau barangnya akan cepat ketemu.
d. Bila ada keluarga yang ditinggalkan kekasihnya, atau seseorang yang meninggalkan rumah tanpa pamit, tak usah bingung dan susah hati, maka bacalah Yaa Khooliqu sebanyak 5000 kali, Insya Allah ia akan datang dengan perintah Allah s.w.t.
e. Apabila ditulis Yaa Khooliqu pada sebuah cincin dan dibacakan 731 kali atau 5000 kali, dan dipakai kemudian berkumpul dengan istrinya, maka Inya Alloh dikaruniai dapat mengandung.
13. AL BAARI-U = Yang Maha Melepaskan atau Artinya Yang Menerbitkan Makhluk Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan. Khasiatnya :
a. Barangsiapa yang berdzikir Yaa Baariu pada siang hari sebanyak 100 kali, Insya Allah ia akan selamat dari kebinasaan dan tidak akan merasa takut ia didalam kubur,
b. Barangsiapa yang apabila dibacanya pada malam hari selama 7 malam berturut-turut dan pada tiap-tiap malam dibaca Yaa Baariu 100 kali, Insyaallah akan disembuhkan segala macam penyakit dalam tangannya atas izin Alloh swt. kalau dia seorang dokter, petugas kesehatan, tabib, dllnya. Insya Alloh pasien atau orang yang berobat akan diberikan kesembuhan oleh Alloh swt.
c. Barang siapa selalu membaca Yaa Baariu maka Alloh akan menambah ilmu pengetahuan sesuai dengan bidangnya, Dan juga cocok bagi karyawan, pekerja berat atau yang lainnya.
d. Apabila kita ada kesulita atau kesukaran dam problem aoapun bacalah Yaa Baariu 100x, Insya Aooh akan segera dilepaskan dari belenggu tersebut.
14. AL MUSHAWWIRU = Artinya Yang Merupakan Makhluk. Khasiatnya
a. Barangsiapa yang berdzikir sebanyak Yaa Mushowwiru 336 kali atau lebih, maka Insyaallah akan menjadi baik segala perbuatannya atas apa yang dikerjakannya, Apabila senantiasa membaca dengan hal ihwal yang bagus ( niat ihlas mencari Ridlo Alloh ), maka akan di ilhami suatu gambaran atau selalu kreatif dan inovatif dalam kerjanya. Apalagi mereka yang bekerja dan berkaitan dengan garis-garis penggaris, desaign grafis, atau bentuk-bentuk sesuatu, perancang, pelukis, pengrajin dsbnya.
b. Barang siapa menulis pada permata, cincin yang berwarna putih (seperti mutiara) dan dibacakan asma Yaa Mushowwiru 336 kali,bila dipakai maka apa yang dikerjakan tidak mengalami kerusakan ,dimudahkan oleh Alloh swt.
c. Apabila ingin segera punya anak, padahal lama belum dikaruniai, maka cobalah istri kita untuk berpuasa selama 7 hari berturut-turut, dimulai hari Ahad (minggu), bacalah istri kita asma Yaa Mushowwiru 21 kali pada air dingin saat mau berbuka, dan suruhlah meminumnya. Pada saat puasa 7 hari tersebut, malam harinya janga terlalu banyak makan, pada saat berbuka jangan terlalu kenyang ( secukupnya saja ). Dan Untuk sang suami puasanya cukup 3 hari saja, juga ambil air dingin dan dibaca 21 kali, diminum saat berbuka puasa. Jangan lupa saat berkumpul sebelum nya baca Yaa Mushowwiru 10 kali. Insya Alloh dikabukan hajatnya.
15. AL GHAFFAARU = Yang Maha Pengampun atau Artinya Sangat Mengampuni. Khasiatnya :
a. Barangsiapa yang berdzikir Yaaa Ghoffaru 100 kali sambil mengiringi sembahyang Jum’at, Insya Allah zahir baginya akan mendapat keampunan.
b. Apabila ditulis di lempengan / lembaran timah, waktunya pada malam terakhir bulan hijriyah / qomariyah dan dibacakan Yaa Ghoffaru 1281 kali, maka bila ada orang yang mendholimi atau berbuat jahat, akan dibutakan matanya oleh Alloh.
c. Apabila ingin mengunjungi sesuatu yang benar ( hak ), karena dihalangi lawan sehingga tidak bias masuk, maka bacalah asma Yaa Ghoffaru sebanyak-banyaknya, Bi qudrotilah kita akan dapat mengunjunginya.
16. AL QAHHAARU = Artinya Yang Sangat Keras. Khasiatnya
a. Apabila dibaca tiap-tiap hari dan malam sebanyak Yaa Qohharun 306 kali atau lebih, Insyaallah keluar dari hatinya terlepas dari cinta dunia dan terlepas perasaan bimbang, kebesaran barang lain daripada Allah s.w.t. yang dhahir baginya pertolongan Allah s.w.t. serta memperoleh kemanangan atas musuh-musuhnya.
b. Barangsiapa yang adanya hajat lalu berzikir Yaa Qohharun 1000 kali kemudian mengangkat kedua tangannya dan membuka akan kepalanya, Insyaallah ditunaikan hajatnya.
c. Barang siapa menulis asma Alloh Yaa Qohharun lalu dibacakan asma pada sebuah cincin lalu dipakainya, maka apabila berdebat selalu menang dengan berbagai argumentasinya, juga bagus sekali untuk wirid bagi orang yang ingin mengekang hawa nafsunya. Juga bagus untuk dibaca bagi orang yang bernama Abdul Qohhar.
17. AL WAHHAABU = Artinya Yang Sangat Memberi. Khasiatnya :
a. Apabila kita dalam keadaan kesulitan, baik dalam masalah-masalah rumah tangga, perdagangan, maupun kita sebagai pemimpin desa, dimana kita ada kesulitan dalam memimpin masyarakat kita. Maka kita tidak usah gentar hati atau panik, berusaha menghadapi dengan ketenangan, dan konsentrasikan hati kita kepada Alloh dengan wasilah dzikir Yaa Wahhabu sebanyak 300 kali setiap selesai dari mengerjakan sholat 5 waktu. Baik sholat dikerjakan dirumah atau di musholla/masjid. Maka akan terlihat hasilnya, jangan berhenti sebelum terbukti, jangan putus asa sebelum terasa dan terlaksana. Sebab Alloh melarang hambanya berputus asa dari RahmatNya.
b. Barangsiapa yang kekal mewiridkannya tiap-tiap hari atau tiap-tiap selesai sembahyang fardhu yang lima waktu Yaa Wahhabu sebanyak 300 kali atau lebih, Insyaallah akan dikabulkan dan hebat baginya kekayaan dan kebesarannya.
c. Barangsiapa mengekalkan membacanya pada rokaat yang kedua didalam sujud akhir diantara dua sujud sembahyang dhuha Yaa Wahhabu sebanyak 40 kali, Insya Allah dimudahkan baginya kekayaan rizki yang mudah dan hebat.
d. Barang siapa menulis diatas kertas dan diasma’kannya Yaa Wahhabu lalu dibawanya maka akan diberikan kelonggaran rizki oleh Alloh swt. Dan juga akan terkekang hawanafsunya. Namun harus diniati karena semua pertolongan Dzat Alloh semata, sedangkan kertas dan tulisan hanya perantara atau media saja.
18. AR RAZZAQU = Artinya Yang Sangat Memberi Rezeki. Khasiatnya :
Lafadh ini mengandung khasiyat yang hebat dan besar sekali, bagi siapa yang mau mengamalkannya dan meyakininya, adalah sebagai berikut :
a. Barangsiapa yang mengekalkan membaca tiap-tiap hari Yaa Razzaqu 308 kali, Insya Allah ditunaikan hajatnya kepada raja dan pemerintah dan jika hendak akan dimarahi tidak akan terjadi, apabila ia dituntut Insya Alloh akan selamat.
b. Dan apabila berdzikir Yaa Razzaqu 17 kali, Insyaallah ditunaikan hajatnya dan barangsiapa yang berzikir sebanyak Yaa Razzaqu 20 hari berturut-turut dan tiap-tiap hari 20 kali pada pagi sebelum makan dan minum, Insya Allah akan diberikan padanya faham yang dalam dan sempurna.
c. Asma Alloh Ar Razzaqu adalah dzikirnya Malaikat Mikail as. Seseorang yang dzikir asma ini niscaya akan dimudahkan makan dan minumnya oleh Alloh ( tanpa harus bersusah payah mencarinya ) begitu pula rizqinya mudah di dapat.
d. Usahakan sebelum sholat shubuh, untuk berdiri diarah sebelah kanan didalam rumah anda dengan menghadap qiblat dan bacalah Yaa Rozzaqu 10 kali, lalu anda pindah ke sebela kiri dalam rumah dengan menghadap qiblat dan bacalah Yaa Rozzaqu 10 kali, kemudian beridirilah maju ke depan dan baca lagi lafadh Yaa Rozzaqu sebanyak 10 x sambil menghadap qiblat, lantas yang terakhir mundurlah anda kebalakang berdiri menghadap ke arah qiblat dan baca lagi lafadh ”Ya Rozzaq” 10 kali. Dengan tata cara demikian ini, jika anda lakukan setiap akan shalat shubuh, niscaya anda akan merasa kagum dan heran dengan izin Allah swt., karena Rizki anda datangnya tidak disangka-sangka dan tak terduga. Silakan anda mencobanya, percayalah kepada diri anda dan kepada Allah .
e. Sama pada poin a hanya berapa kali dibaca tidak terbilang, Kalau kita menginginkan agar hati kita menjadi terang dan ingin kecerdasan berfikir, maka akan setiap makan kita baca : “Ya Rozzaq” itu pada kita makan pagi dan sore. Berkat khasiatnya dan dengan izin Allah maka fikiran kita menjadi cerdas dan hati kita menjadi terang.
f. Barang siapa menulisnya pada cincin lalu mengasmainya Ya Rozzaq, kemudian selalu membacanya pada malam Nisfu Sya’ban, maka pada tahun itu dikaruniai rizqi melimpah. Asma ini sangat cocok juga dan bagus di wiridz bagi orang yang bernama Abdur Razzaq
19. AL FATTAHU= Artinya Yang Membuka Khazanah Rahmat. Khasiatnya :
a. Apabila dibaca tiap-tiap selesai sembahyang Subuh Yaa Fattahu sebanyak 71 kali dengan kedua tapak tangan diletakkan diatas dada, Insyaallah hatinya akan bersih dan bercahaya, dimudahkan segala pekerjaan dan urusan serta keluar cinta dunia dari hatinya.
b. Barang siapa banyak membaca Yaa Fattahu, maka Alloh membukakan pintu tujuannya, dan bagus sekali bagi orang yang mulai suatu pekerjaan, dalam masa pekerjaannya ataupun usai melaksanakan pekerjaan.
c. Barang siapa menulis asma Alloh Yaa Fattahu di atas kepingan emas, maka yang membawanya tidak akan kesulitan apapun, dengan syarat puasa 1 hari dan sholat 2 rokaat, lalu dengan membaca tasbih : “ SUBBUHUN QUDDUSUN ROBBUL MALAIKATI WARRUH “ 7 Kali sebelum membaca fatikah, dan 7 kali sesudah membaca fatikah, begitu pula pada waktu rukuk dan sujud membaca tasbih tersebut 7 kali. Lalu memohon kepada Alloh apa yang diperlukan Insya Alloh dikabulkan.
20. AL’ALIIMU = Artinya Yang Maha Mengetahui. Khasiatnya :
a. Barangsiapa yang berdzikir tiap-tiap setelah selesai sembahyang lima waktu Yaa Aliimun sebanyak 100 kali, atau ditambah “ YAA ‘ALIIMUL GHOIBI WASY SYAHADAH “ 100 Kali Insya Allah akan mendapatkan ilmu ma’rifat dan kasyaf serta iman yang sempurna, berbicara dengan penuh hikmat, juga Alloh akan memberi segala sesuatu yang sulit diketahui baik dhohir maupun yang ghoib.
b. Barang siapa menulis asma Alloh Yaa Aliimun diatas lembaran seng dan setelah itu digulung, kemudian dibawa maka mampu berbicara dengan penuh hikmat, serta dikaruniai ilmu pengetahuan yang tinggi, dan baik ilmu yang sudah diketahui maupun ilmu yang belum diketahui.
c. Barang siapa menulisnya Yaa Aliimun di lembaran perak lalu dibawa, maka Alloh mengkaruniai pemahaman tentang ilmu syari’at, dan bagus untuk wirid bagi orang yang bernama Isa atau Sulthon.
d. Barang siapa mampu memahami rahasia Asma Yaa Aliimun maka semua makhluk tunduk kepadanya. Semua programnya dapat berjalan dengan lancar dan dilindungi Alloh dari semua cobaan dan segala sesuatu yang tidak di inginkan.
21. AL QAABIDHU القابض Artinya Yang Menggenggam, Menyempitkan Rezeki dan Menguranginya bagi seseorang yang disempitkan. Khasiatnya :
a. Apabila dibaca setiap hari sebanyak 100 kali, Insyaallah akan terhindar dari pengancaman, atau akan dianiaya orang, baik tindakan atau perbuatan yang halus atau kasar. Atau bias juga ditingkatkan dzikir kita Yaa Qaabidhu 1000 Kali. Niscaya berkat khasiyatnya dan berkat pertolongan Alloh kita akan terhindar dari ancaman kedholimannya.
b. Barang siapa banyak menyebut: Asma Allah “Qaabidhun” maka mempeoleh kehormatan dan kewiban, tak seorang mampu duduk bersamanya (karena rasa takut terhadapnya),
c. Jika kita tidak menginginkan sakit selama-lamanya atau menginginkan agar terhindar dari kelaparan, maka tulislah lafadh Yaa Qoobidlu sebanyak 40 kali pada sepotong roti selama 40 hari, dan makanlah roti itu.
d. Barang siapa menulisnya pada lembaran timah dengan membaca asma tersebut 903 (Sembilan ratus tiga kali) di teruskan pada do’a maka dikabulkan Allah.
e. Asma Allah “Qaabidun” termasuk asma Allah yang di pakai dzikir oleh Malaikat Izrail.
Barang siapa banyak mebaca asma Allah “Qaabidhun” maka semua makhluk memperhatikanya sehingga tahu pengaruh terhadap mereka. Jika kita ingin bertakarrub kepada Alloh, maka cobalah baca Yaa Qoobidlu 100kali secara istiqomah.
22. AL BAASITHU الباسط Artinya Maha Melapangkan. Khasiatnya :
a. Barang siapa membaca asma Allah “Yaa Baasithun” maka apabila takut akan hilang kesedihanya. Juga apabila rezqinya kurang akan di beri kelonggaran rizki oleh Allah, dan semua makhluk tunduk kepadanya.
b. Barang siapa menulis asma Allah “Yaa Baasithun” pada sebuah cincin, pada pagi hari Jum’at lalu di bawa, maka banyak mengalami kegembiraan dan di senangi setiap orang yang memandangnya.
c. Barang siapa mengalami kesulitan, kemudian membaca asma Allah “Baasitun” maka mengaruniai rizki yang melimpah dan ilmu pngetahuan yang luas.
d. Kalau kita dzikir Yaa Baashithu 10 kali sepanjang masa setelah sholat sunat Dhuha, niscaya Alloh berkenan melapangkan rizki kita dan bertambah ilmu kita.
e. Jika kit abaca asma Yaa Baashithu 300 kali, dengan mengangkat kedua tapak tangan kita lalu kita usapkan kemuka kita, Niscaya Alloh membukakan pintu kekayaan kepada kita.
f. Asma Allah “Yaa Baasithun” ini termasuk asma yang di pakai dzikir oleh malaikat Israfil as. Asma Allah Yaa Baasithun bagus sekali untuk dzikir bagi orang bernama Mahmud.
23. AL KHAAFIDHU الخافض Artinya Yang Menurunkan. Khasiatnya :
a. Apabila diamalkan setiap hari dalam keadaan khusyuk dan bersih (berwuduk) “Yaa Khaafidhun” sebanyak 500 kali pasti dijatuhkan martabat musuh atau lawan penentangnya akan jatuh morilnya, dan tak akan berdaya lagi. Serta dikabulkan permohonan hajatnya.
b. Asma Allah “Yaa Khaafidhun” baik sekali untuk memberi pelajaran kepada orang dhalim, yaitu dengan cara membaca asma tersebut sebanya 1581 (seribu limaratus delapan puluh satu) dikalikan dengan nama orang yang dhalim. Pada tengah malam maka orang tersebut mengalami kerusakan.
24. AR RAAFI’U الرافع Artinya Maha Mengangkat. Khasiatnya :
a. Apabila dibaca setiap hari terutama pada malam hari sebanyak “Yaa Rafi’un” 70 kali, Insya Alloh hartanya, rumahnya, tokonya, sawahnya, kebunnya dll akan dijaga dari pencuri, perompak, penipuan dan sebagainya.
b. Barang siapa banyak membaca asma Allah “Yaa Rafi’un” maka Allah memberi kemudahan kepadanya, naik pangkatnya dan semakin di kenal orang apabila dia menjadi seorang pemimpin maka menjadi pemimpin yang adil dalam semua kegiatan.
25. AL MU’IZZU المعز Artinya Maha Menang dan memberi kepada yang dikehendakiNya. Khasiatnya :
a. Untuk menumbuhkan kewibawaan orang banyak apabila dibaca setiap hari “Yaa Mu’izzun “ sebanyak 140 kali. Waktunya dimalam hari Jum’at, atau di malam hari Senin setelah mengerjakan sholat Magrib. Insya Alloh hasilnya akan dapat kita lihat dengan hebat sekali dihati insan. Kita akan merasakan keajaiban Alloh menyatu dalam Rohani kita.
b. Barang siapa banyak menyebut asma Allah Yaa Mu’izzun kalau dia orang rendah martabatnya maka menjadi mulya. Kalau tidak jelas pada suatu masalah maka menjadi jelas.
c. Asma tersebut sangat bermanfaat sekali untuk menghilangkan tabi’at yang kurang baik.
d. Barang siapa menulis asma Allah “Yaa Mu’izzun “ pada sebuah cincin lalu di pakai maka disegani masyarakat dan di takuti oleh orang-orang yang keras hatinya.
Asma tersebut adalah merupakan dzikir yang paling besar untuk mukmin.
Khutbah hari Raya Iedul Adha dalam Bahasa Jawa
Disampaikan tanggal 17 November 2010 atau 10 Dzulhijah 1431 H
Judul : “ SURI TAULADAN NABIYULLOH IBROHIM A.S. “
Mukodimah Khotbah
Khutbah 1
Allohu Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar, Wa lilaahil hamdu
Poro sederek kaum muslimin ingkang minulyo
Saking kolo wau dalu ngantos detik2 meniko, sakderengipun sholat ied, kito tansah ngumandangaken takbir, tahlil, lan tahmid kanthi mboten kendel2 ngumandangaken asmo Dzat engkang ageng, waosan2 meniko sae wonten ing griyo, wonten langgar, wonten masjid, wonten margi2 kalih keliling ing dusun utawi ing kito lan wonten ing panggenan sanes2 ipun.
Wonten mriko-mriki ka pirengaken suwanten takbbir ALLOHU AKBAR engkangartosipun Allooh moho Agung, dipun susul LA ILLA HA ILLALOOH ( artose : Mboten wonten pengeran ingkang wajib disembah kejawi Alloh ) lan dipun tutup waosan tahmid “ walillaahil hamdu (artose: Lan sedoyo puji namung kunjuk dumateng Alloh).
Poro sederek kaum muslimin ingkang minulyo
Kanthi takbir Allohu Akbar, Alloh ingkang moho Agung, kito tanamaken kehagungnipun Alloh ingkang agung utawi ageng bilih sanesipun Alloh meniko alit sanget.
Punopo tho ingkang kito bangga aken….nopo engkang arupi kekayaan sugih bondo donyo ?, nopo kajibahan pangkat inggil soho kemewahan donyo ? ….nopo kepintiran ilmu pengetahuan utawi akal kito sing meraih prestasi, keahlian utawi sukses angsal pangalembono ? …sedoyo namung alit lan mboten wonten artosipiun menawi dipun bandingaken kaleh ke ageganganipun Alloh azza wajalla. Kanthi mekaten mboten perlu kito bangga aken kekayaan sebab kekayaan meniko alit, mboten perlu kito nyombongaken pangkat sebab pangkat donyo meniko alit kemawon, Mboten perlu mameraken kepinteran, prestasi, keahlian akal semata… sedoyo meniko alit menggahipun Alloh… ingkang moho pinter, moho sempuna, moho ageng namung ALLOH semata…..ingkang nitahaken jagad namung Alloh – ingkang berhak dipun sembah LA ILLA HA ILLALLOH mboten wonten pengeran ingkang wajib disembah namung kajobo Gusti Alloh piyambak. Dados mboten wonten pengeran donyo brono, pengeran Pangkat, pengeran drajat lan kepinteran…sedoyo mboten kekal namung akon2 menungsane piyambak lan ing titi wancine bakal wangsul ingkang gadah asline maleh, inggih meniko Alloh ta’ala. Piyambak e ingkang moho gadah keluwihan utaewi kang MOHO sedoyo ing alam donyo, moho sugih, moho pinter, moho kiyat, moho welas asih, moho suci lan lintu lintune. Sedoyo ingkang tansah lan patut dipuji Namung “ WALILAAHIL HAMDU “ Sedoyo puji kunjuk dumateng Alloh ilaahi robbi, piyambak e ingkang maringi kesugihan, nemtoaken gesangipun menungso, maringi pangkat, maringi kekiyatan , kesehatan, rizqi, kamulyan, lan sanesipun. Pramilo namung Alloh engkang berhak dipun pinuji
Allohu Akbar, Allohu Akbar, Allohu Akbar, Wa lilaahil hamdu
Sayektosipun kito kedah ngertos sedoyo engkang wnten ing donyo meniko kagunganipun Alloh dados sifat ujub, takabbur utawi sombong ingkang ka golongaaken penyakit manah lan Alloh moboten kedugo dumateng tiyang kolowau. Kawuningono bilih tanpo pinaringan limpahan rohmatipun Alloh, kito mboten saget kempal nglampahi Shlolat Ied meniko, keranten diparingi nikmat jasmani engkang arupi sehat mboten keadaan sakit, al hamdulilahi robbil alamin Kito saget ngrahosaken nikmatipun dedaharan, ayemipun piker nyimpen donyo brono katah, tapi sampun ngantos tumindak ujub utawi gumede, Dawuhipun Alloh :
“ A udzu billahi….Bismilahi…..”WAL LA TU SHO’UR HADDANKA LINNASI WA LA TAMSYI FIL ARLDHI MAROHAN INNALLOOHA LA YUHIBBU KULLA MUKHTALIN FAKHUUR ( AL LUQMAN 18 )
“ Lan umpumo siro ojo mlengosake pipi niro marang menungso ( kelakuan gumede ) lan ojo siro lumaku ing bumi kelawa umuk, saktemene Alloh iku ora remen, marang kabeh wong kang umuk tur kumalungkung. ( Surah Al Luqman ayat 18 ) “
Poro sederek kaum muslimin ingkang minulyo
Kawuningono bilih sifat sombonmg, gumede, umuk ingkang comondok ing manahe tiyang-tiyang meniko sak leresepun prasaan ingkang kliru, nganggep dirinipun langkung sugih, mulyo, gagah, pinter, anggak lan lintu lintunipun, kados-kados namung piyambak-e engkang kagungan piyambak utawi engkang andarbeni. Padahal sak sekyektosipun ing ngajenge Alloh mboten wonten napa-napane. Keranten Sak leresipun hakekatipun namung kejawi Alloh engkang gadahi Sifat meniko.
“ AL KIBRI YAA’U LIROBBANA SHIFATAM BIH, MAKHSHULATAN FATAJANNABHAA WATTAQI “
Artosipun : “ Kesombongan meniko sifat khusus kagunganipun Alloh, mongko tebihono sifat sombong lan taqwao siro “
Milo saking meniko, sumonggo kito tebih aken lampaha sifat sombong meniko, kanthi tumindak sopan ing sesrawungan, rukun sesame tetanggi, jagi silaturohmi, remen tegur sopo sesaminipun, entheng nglampahi kesahenan, peduli dating tiyang engkang mboten gadah, andhap ashor, mboten bedak-bedak aken sesame tetanggi, remen tulung tinulung, lan lintu lintunipun.
Kejawi meniko sumonggo kito tansah syukur dumateng gusti, saking sedoyo anugerah engkang sampun diparingi kagem kito. Monggo kito tasharuf aken rizki kito meniko dateng margi engkang dipun ridloni deneng Alloh, Terutami ing dinten ingkang minulyo kados dinten meniko, kangge tiyang engkang kacekapan rizki dipun printahaken nindakaken Udh hiyah utawi nyembelih hayawan ternak, menggahipun lelampahan perintah ibadah meniko diwastanai berkurban. Rosullulloh ngendiko :
“ MANGKANA LAAHU SA’ATAN FALAM YADHHI FAL YAMUT INSYAA A YAHUU DIYYA WA INGKANA SYAA ‘A NASHROONIYYA “
Artosipun : Sopo wonge kang kelapangan rizqi namung ora gelem qurban , mongko matine dewek e koyo dene matine wong yahudi utowo nashrani “
Mituriut riwayat sanes, Rosullullooh ngendiko :
“ MANGKANA LAAHU SA’ATAN FALAM YADHHI FALA YAQROBBANNA MUSHOLLANA
Artosipun : “Sopo wonge kang kelapangan rizqi namung ora gelem qurban , mulo ojo nganti sepisan-pisan nyedak-i panggonan sholat kito “
Ugi riwayat sanes ngendiko maleh :
“AL IN ALADH HIYATA MINAL A’MALIL MUNJIATI TUNJI SHOHIBAHAA MIN SYAROD DUNYA WAL AKHIROH “
Artosipun :” Mangertio saktemene qurban-qurban iku kalebu amal-amal panyelamet kang nylametake tindak-e soko elek-e donyo lan akherot “
Poro sederek kaum muslimin ingkang minulyo
Sinarengan ibadah qurban puniko, sumonggo kito mriksani malih sejarah utawi pengorbananipun Nabiyulloh Ibrohim As, kanthi putranipun ingkang sanget dipun tresnani, inggih puniko Nabiyulloh Ismail As, Kados pundi agengipun pangorbanan kagem pengabdianipun dhumateng Alloh Ta’ala, Mboten namung qurban mragat ternak, namung panjenenganipun relo nyembelih / mragat putanipun Ismail demi nindak aken printah suci saking Alloh.
Nabi Ibrohim As dongo “ ROBBI HABLII MINASH SHOLIHIN “ Duh gusti pengeran kulo , mugi paduko maringi turunan ingkang sholeh dateng kawulo “ ( Surat asshoffat ayat 100 )
Sak lajenge keterangan wonten Surat Ashoffat minongko lajenge kolo wau, Alloh dawuh engkang artosipun :
“ Ing kono banjur ingsun ambe bungah ing dewek-e kelawan ingsun paring putro lanang kang sabar ( S Asshofat ayat 101), Bareng putrane yoiku : Ismail wis biso rumagang ing gawe ngrewangi Ramane, trus Ramane tutur : “He anak ku sak temene aku wus ngimpi ing sak jerone turu nyembeleh siro, siro mikiro kepriye mungguh panemu iro ?”. Putrane matur : “ Duh Romo, sumonggo panjenengan tindak-ake punopo ingkang sampun kadawuhaken, Insya Alloh panjenengan sumerep kulo puniko golonganipun tiyang sabar” (S. Assofat 102), Bareng sak karone wus podho sumarah marang Allloh, lan dewek –e am banting anak-e tibo mengkureb ( Arep di sembeh) (S Asshofat 103). Ing kono ingsun nimbali “ He Ibrohim “ (S. Sshoofat 104), Temen siro wis ngestok ake wahyu sak jeroning impen ?, koyo mengkono ugo ingsun angganjari wong2 kang tumindak becik (Asshofat 105), Sak temene kang koyo mangkene iki cecobo kang nyoto (S Asshofat 106). Ingsun nebus anak-e Ibrohim mau kalawan nyembelih wedos gede ( S Asshofat 107 ). Lan Lelakone Ibrohim mau ingsun dadekake minongko tepo tulodho tumrap wong kang modo mikir(S Asshofat 108). Keslametaning Alloh tetep marang Ibrohim (S Ashoffat 109). Koyo mengkene ugo ingsun angganjar marang wong2 kang becik tindak-e (S Asshofat 110)-à—-> SURAT ASSHOFFAT AYAT 101 NGANTOS 110
Makaten Alloh paring piwales pengorbananipun Ibrohim ingkang sampun pasrah nindakake perintahipun Allah. Mugi kedadosan ingkang sanget bersejarah saget kito dadosaken piwucal kagem berserah diri dumateng Allah lan berkorban minuju margi iingkang dipun ridhai
Allahu akbar, Allahhu akbar, Allahu akbar,
Sumonggo kito syukuri rawuhipun dinten mulyo puniko, inggeh puniko dinten persatuan umat. Persatuan umat kelebet ajaran islam, ingkang kedah dipun tindakaken sadinten-dinten. Contohe nipun ingkang paling caket, inggeh puniko sholat jama’ah lan dados puncak ipun pasemuan ageng umat islam wonten segenap penjuru donya, inggih puniko wulan haji kados wekdal puniko. Makempalipun umat islam saking penjuru donya wonten tanah haram, arupi satunggal bukti ajaran kesatuan wonten islam lan adat istiadat makempal, ngrawuhi panggilanipun Allah, bersimpuh lan sujud wonten ngarsani-PUN
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahhu akbar, wallilaahil hamd.
Dinten puniko dinten wonten tanah suci. Pisah kegem kundur wonten negeri piyambak-piyambak saksampunipun ngresiki jiwa lan fikiran, kanthi ngasto oleh –olek persatuan ingkang kokoh. Ibadah haji inggih puniko kewajiban lan panggilan Allah kagem umat islam ingkang sampun nindakake, kados firman Alloh Ta’ala;
“ WALLOHI “ALAN NAASI HIJJUL BAITI MANIS TATHOO’A ILAAHI SABIILA “ ( QS : Ali Imron 97 )
“ Allah majibake para manungsa kang sembada ( ngrgadi awake ), supaya pada nindakake ‘ibadah haji ing Baitulloh, Dene sing sapa kafir, saktemene Allah iku maha sugih saka wong ing alam kabeh” (QS.Ali ‘imron ; 97)
Temen kibahagian umat islam ingkang mampu nindak-ake panggilan Allah kanthi niyat nyempurnaken rukun islam ingkang gangsal perkawis. Tiyang tiyang-tiyang kolowau ngajeng-ngajeng ridlanipun Gusti Allah, nyambut utawi mangayu bagyo Ditimbali Allah kanthi talbiyah, takbir lan tahmid;
“” LABAIKALLOHHUMA LABAIK, LABAIKA LAA SYARIKA LABAIK “”
“Kawulo sambut panggilan-MU Ya Allah Kawulo sambut panggilan-MU. Lan mboten wonten sekutu kagem panjenengan”
Allahu akbar, Allahu akbar, Allahhu akbar, Wallilaahil hamd.
Kito kaum muslimin ingkang saweg nindaken ibadah haji, lan sedoyo kaum musim dening Allah di syarataken sholat idul adha kados sakpuniko. Wonten puniko kita bershof-shof. Lurus, rapet, dipun niyati dening semangat lan roas persatuan sarto persamaan, ruku, sami ruku’, sujud sami sujud, lan lenggah sami lenggah wonten satunggal komando imam. Puniko ngajak kito supados wonten usaha lan perjuangan negak aken nyiar raken agami Islam, ambina Negara, umat lan bongso. Teguh bersatu, hati bulat, manunggal wonten satunggaling komando, mboten cerai berai, pantang pecah belah.
Negasaken Mbuktek aken bilih kasengsaraan umat kito krono perpecahan lan mamengsahan sesame sederek kito sedoyo. Penegasan puniko dados perhatosan ing wekdal-wekdal benjang. Dening puniko kito kedah manunggal kanthi nindakake lan mahami Islam dados ajaran ingkang lengkap. Pengalaman ing perang uhud kedah dados piwucal kagem kito, prajurit2 dipun tugassaken njagi pos lajeng dipun tilar kanti sembrono, sahinggo dipun isi lan di duduki mengsah sedoyo.
Allahu akbar, Allahhu akbar, Allahhu akbar, Wallilaahil hamd.
Kito saenipun gadahi romaos prihatin, bilih ujianipun Alloh dipun turunaken maleh arupi bencana alam kados wonten Yogya, Padang lan Aceh lan daerah-daerah sanesipun. Pepeling utawi pepenget punopo sejatosipun musibah engkang katampi dateng sederek kito gantos-gantos puniko ? Donyo brono nyowo sedoyo ical mboten wonten artose punopo 2……Monggo kito ngatahaken dedongo nyuwun pangapunten dumateng Gusti, menyadari sedoyo lelampahan gesang ingkang klentu, nyuwun supados mboten katambah musibah, balak lan bencana malih, soho nyuwun perlindungan lan keslametan kito sedoyo. Amin. Mungkasi khutbah meniko monggo kito mendet suri tauladanipun Kanjeng Nabi Ibrohim lan Ismail As, engkang masrahaken jiwo lan rogo kangge ngabdi dating Gusti Alloh. Lan sumonggo mbok menawi wonten rizqi langkung kito nafkahaken kanti Ihlas dumateng sederek-sederek engkang wonten daerah-daerah sing nampi musibah. Mugi-mugi sedoyo amal ibadah kito di tampi deneng Alloh Ta’ala, Amin-amin-amin Yarobbal alamin.
KHUTBAH 2 : Penutup dan Do’a
Disampaikan oleh Ustadz Wid Jabat
Telah diterangkan di atas tentang makna Asmaul husna, Asmaaul husna secara harfiah adalah asma ( bhs Jawa ) atau nama-nama, sebutan, gelar Allah yang mulia, agung, indah, baik yang sesuai dengan sifat-sifat-Nya. Nama-nama Allah tersebut adalah milik Alloh azza wajalla, itu merupakan suatu kesatuan yang menyatu dalam kebesaran dan kehebatan milik Allah. Karena keberadaan Alloh tidak bisa dikiaskan, disamakan dengan benda atau makhluk apapun. .
Para ulama mengatakan berbeda-beda tentang jumlah nama, ada yang menyebut 99, 100, 200, bahkan 1.000 bahkan 4.000 nama, namun menurut mereka, pada prinsipnya yang terpenting adalah hakikat Dzat RUH Allah SWT itu sendiri yang harus dipahami dan dimengerti oleh orang-orang yang beriman kepada Alloh Swt. seperti Nabiyulloh Muhammad SAW. Dapat disimak berikut ini :
Konsep dasar dan Dalil
Kita harus menyadari bahwa akal pikiran kita sangatlah terbatas, karena otak kita, jiwa kita, jasmani rohani kita adalah Alloh yang menciptakannya. Oleh sebab itu bahasan ini hanyalah pendekatan yang disesuaikan dengan konsep akal manusia belaka yang sangat terbatas ini. Semua penelaahan kata yang ditujukan pada Allah harus dipahami dengan seksama, bilamana ada perberbedaan hal tersebut adalah wajar-wajar saja dan perlu juga hati-hati dalam pengkajiannya. Karena perbedaan penafsiran dari para ulama’ itupun merupakan keterbatasan kita sebagai hambanya. Disamping itu yang pokok semua adalah Rohmatan lil alamin dimana kita diberikan akal fikiran yang bermanfat untuk bertafakur pada Nya. Berikut adalah beberapa terjemahan dalil yang terkandung di dalam Al-Qur’an dan Al-Hadits tentang asmaaul husna:
ASMAA, LAFADH DAN TERJEMAH
| NO | NAMA ( LATIN INDONESIA ) | NAMA HURUF ARAB | TERJEMAH BHS INDONESIA | TERJEMAH BHS INGGRIS |
| 1 | Allaah |
الله |
Allah | Allah |
| 2 | Ar Rahmaan |
الرحمن |
Yang Maha Pemurah | The All Beneficent |
| 3 | Ar Rahiim |
الرحيم |
Yang Maha Penyayang | The Most Merciful |
| 4 | Al Malik |
الملك |
Yang Maha Merajai / Memerintah | The King, The Sovereign |
| 5 | Al Quddus |
القدوس |
Yang Maha Suci | The Most Holy |
| 6 | As Salaam |
السلام |
Yang Maha Memberi Keselamatan | Peace and Blessing |
| 7 | Al Mu`min |
المؤمن |
Yang Maha Memberi Keamanan | The Guarantor |
| 8 | Al Muhaimin |
المهيمن |
Yang Maha Pemelihara | The Guardian, the Preserver |
| 9 | Al `Aziiz |
العزيز |
Yang Maha Kegagahan | The Almighty, the Self Sufficient |
| 10 | Al Jabbar |
الجبار |
Yang Maha Perkasa | The Powerful, the Irresistible |
| 11 | Al Mutakabbir |
المتكبر |
Yang Maha / mempunyai Kebesaran | The Tremendous |
| 12 | Al Khaliq |
الخالق |
Yang Maha Pencipta | The Creator |
| 13 | Al Baari` |
البارئ |
Yang Maha Melepaskan (Membuat, Membentuk, Menyeimbangkan) | The Maker |
| 14 | Al Mushawwir |
المصور |
Yang Maha Membentuk Rupa (makhluknya) | The Fashioner of Forms |
| 15 | Al Ghaffaar |
الغفار |
Yang Maha Pengampun | The Ever Forgiving |
| 16 | Al Qahhaar |
القهار |
Yang Maha Memaksa | The All Compelling Subduer |
| 17 | Al Wahhaab |
الوهاب |
Yang Maha Pemberi Karunia | The Bestower |
| 18 | Ar Razzaaq |
الرزاق |
Yang Maha Pemberi Rejeki | The Ever Providing |
| 19 | Al Fattaah |
الفتاح |
Yang Maha Pembuka Rahmat | The Opener, the Victory Giver |
| 20 | Al `Aliim |
العليم |
Yang Maha Mengetahui (Memiliki Ilmu) | The All Knowing, the Omniscient |
| 21 | Al Qaabidh |
القابض |
Yang Maha Menyempitkan (makhluknya) | The Restrainer, the Straightener |
| 22 | Al Baasith |
الباسط |
Yang Maha Melapangkan (makhluknya) | The Expander, the Munificent |
| 23 | Al Khaafidh |
الخافض |
Yang Merendahkan derajat | The Abaser |
| 24 | Ar Raafi` |
الرافع |
Yang Meninggikan derajat | The Exalter |
| 25 | Al Mu`izz |
المعز |
Yang Maha Memuliakan | The Giver of Honor |
| 26 | Al Mudzil |
المذل |
Yang Maha Menghinakan | The Giver of Dishonor |
| 27 | Al Samii` |
السميع |
Yang Maha Mendengar | The All Hearing |
| 28 | Al Bashiir |
البصير |
Yang Maha Melihat | The All Seeing |
| 29 | Al Hakam |
الحكم |
Yang Maha Menetapkan | The Judge, the Arbitrator |
| 30 | Al `Adl |
العدل |
Yang Maha Adil | The Utterly Just |
| 31 | Al Lathiif |
اللطيف |
Yang Maha Lembut | The Subtly Kind |
| 32 | Al Khabiir |
الخبير |
Yang Maha Mengetahui Rahasia / waspada | The All Aware |
| 33 | Al Haliim |
الحليم |
Yang Maha Penyantun | The Forbearing, the Indulgent |
| 34 | Al `Azhiim |
العظيم |
Yang Maha Agung | The Magnificent, the Infinite |
| 35 | Al Ghafuur |
الغفور |
Yang Maha Pengampun | The All Forgiving |
| 36 | As Syakuur |
الشكور |
Yang Maha Pembalas Budi (Menghargai) | The Grateful |
| 37 | Al `Aliy |
العلى |
Yang Maha Tinggi | The Sublimely Exalted |
| 38 | Al Kabiir |
الكبير |
Yang Maha Besar | The Great |
| 39 | Al Hafizh |
الحفيظ |
Yang Maha Menjaga | The Preserver |
| 40 | Al Muqiit |
المقيت |
Yang Maha Pemberi Kecukupan | The Nourisher |
| 41 | Al Hasiib |
الحسيب |
Yang Maha Membuat Perhitungan | The Reckoner |
| 42 | Al Jaliil |
الجليل |
Yang Maha Mulia | The Majestic |
| 43 | Al Kariim |
الكريم |
Yang Maha Pemurah | The Bountiful, the Generous |
| 44 | Ar Raqiib |
الرقيب |
Yang Maha Mengawasi | The Watchful |
| 45 | Al Mujiib |
المجيب |
Yang Maha Mengabulkan | The Responsive, the Answerer |
| 46 | Al Waasi` |
الواسع |
Yang Maha Luas | The Vast, the All Encompassing |
| 47 | Al Hakiim |
الحكيم |
Yang Maka Bijaksana | The Wise |
| 48 | Al Waduud |
الودود |
Yang Maha Pencinta | The Loving, the Kind One |
| 49 | Al Majiid |
المجيد |
Yang Maha Mulia | The All Glorious |
| 50 | Al Baa`its |
الباعث |
Yang Maha Membangkitkan | The Raiser of the Dead |
| 51 | As Syahiid |
الشهيد |
Yang Maha Menyaksikan | The Witness |
| 52 | Al Haqq |
الحق |
Yang Maha Benar | The Truth, the Real |
| 53 | Al Wakiil |
الوكيل |
Yang Maha Memelihara | The Trustee, the Dependable |
| 54 | Al Qawiyyu |
القوى |
Yang Maha Kuat | The Strong |
| 55 | Al Matiin |
المتين |
Yang Maha Kokoh | The Firm, the Steadfast |
| 56 | Al Waliyy |
الولى |
Yang Maha Melindungi | The Protecting Friend, Patron, and Helper |
| 57 | Al Hamiid |
الحميد |
Yang Maha Terpuji | The All Praiseworthy |
| 58 | Al Mushii |
المحصى |
Yang Maha Mengkalkulasi | The Accounter, the Numberer of All |
| 59 | Al Mubdi` |
المبدئ |
Yang Maha Memulai | The Producer, Originator, and Initiator of all |
| 60 | Al Mu`iid |
المعيد |
Yang Maha Mengembalikan Kehidupan | The Reinstater Who Brings Back All |
| 61 | Al Muhyii |
المحيى |
Yang Maha Menghidupkan | The Giver of Life |
| 62 | Al Mumiitu |
المميت |
Yang Maha Mematikan | The Bringer of Death, the Destroyer |
| 63 | Al Hayyu |
الحي |
Yang Maha Hidup | The Ever Living |
| 64 | Al Qayyuum |
القيوم |
Yang Maha Mandiri | The Self Subsisting Sustainer of All |
| 65 | Al Waajid |
الواجد |
Yang Maha Penemu | The Perceiver, the Finder, the Unfailing |
| 66 | Al Maajid |
الماجد |
Yang Maha Mulia | The Illustrious, the Magnificent |
| 67 | Al Wahiid |
الواحد |
Yang Maha Tunggal | The One, The Unique, Manifestation of Unity |
| 68 | Al Ahad |
الاحد |
Yang Maha Esa | The One Only |
| 69 | As Shamad |
الصمد |
Yang Maha Dibutuhkan, Tempat Meminta | The Self Sufficient, the Impregnable, the Eternally Besought of All, the Everlasting |
| 70 | Al Qaadir |
القادر |
Yang Maha Menentukan / Menyeimbangkan | The All Able |
| 71 | Al Muqtadir |
المقتدر |
Yang Maha Berkuasa | The All Determiner, the Dominant |
| 72 | Al Muqaddim |
المقدم |
Yang Maha Mendahulukan | The Expediter, He who brings forward |
| 73 | Al Mu`akkhir |
المؤخر |
Yang Maha Mengakhirkan | The Delayer, He who puts far away |
| 74 | Al Awwal |
الأول |
Yang Maha Awal | The First |
| 75 | Al Aakhir |
الأخر |
Yang Maha Akhir | The Last |
| 76 | Az Zhaahir |
الظاهر |
Yang Maha Nyata | The Manifest; the All Victorious |
| 77 | Al Baathin |
الباطن |
Yang Maha Ghaib | The Hidden; the All Encompassing |
| 78 | Al Waali |
الوالي |
Yang Maha Memerintah | The Patron |
| 79 | Al Muta`aalii |
المتعالي |
Yang Maha Tinggi | The Self Exalted |
| 80 | Al Barri |
البر |
Yang Maha Penderma | The Most Kind and Righteous |
| 81 | At Tawwaab |
التواب |
Yang Maha Penerima Tobat | The Ever Returning, Ever Relenting |
| 82 | Al Muntaqim |
المنتقم |
Yang Maha Penyiksa | The Avenger |
| 83 | Al Afuww |
العفو |
Yang Maha Pemaaf | The Pardoner, the Effacer of Sins |
| 84 | Ar Ra`uuf |
الرؤوف |
Yang Maha belas kasihan | The Compassionate, the All Pitying |
| 85 | Malikul Mulk |
مالك الملك |
Yang Maha / Penguasa / memili Kerajaan | The Owner of All Sovereignty |
| 86 | Dzul Jalaali Wal Ikraam |
ذو الجلال و الإكرام |
Yang Maha /Pemilik/ mempunyai Keagungan dan Kemuliaan | The Lord of Majesty and Generosity |
| 87 | Al Muqsith |
المقسط |
Yang Maha Adil | The Equitable, the Requiter |
| 88 | Al Jamii` |
الجامع |
Yang Maha Mengumpulkan | The Gatherer, the Unifier |
| 89 | Al Ghaniyy |
الغنى |
Yang Maha Berkecukupan | The All Rich, the Independent |
| 90 | Al Mughnii |
المغنى |
Yang Maha Memberi Kekayaan | The most Give Properties. |
| 91 | Al Maani |
المانع |
Yang Maha Mencegah | The most Prevent. |
| 92 | Ad Dhaar |
الضار |
Yang Maha Memberi Derita | The most Give Distress |
| 93 | An Nafii` |
النافع |
Yang Maha Memberi Manfaat | The most Give Benefit |
| 94 | An Nuur |
النور |
Yang Maha Bercahaya (Menerangi, Memberi Cahaya) | The most Give / The most Glow |
| 95 | Al Haadii |
الهادئ |
Yang Maha Pemberi Petunjuk | The most Giver of Guide |
| 96 | Al Baadii |
البديع |
Yang Maha indah Tidak Mempunyai Banding | The most respect Haven’T Compared to |
| 97 | Al Baaqii |
الباقي |
Yang Maha Kekal | The most is Everlasting |
| 98 | Al Waarits |
الوارث |
Yang Maha Pewaris | The most Heir |
| 99 | Ar Rasyiid |
الرشيد |
Yang Maha Pandai | The most is Clever |
| 100 | As Shabuur |
الصبور |
Yang Maha Sabar |
The most Patient |



FADHILAH DAN KHASIYAT simak halaman berikutnya…
Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!